Selasa, 23 Agustus 2016

Nosense #4



Terlambat
@tikasshi

Untuk apa aku berlari
Kejar sang raja hutan di perkotaan
Haruskah aku menyadari
Heningnya gurun pasir terkalahkan

Membuang sepucuk kebahagian
Demi alasan candaan yang semu
Tak terpikir untuk menahan
Tulusnya menunggu hanya berbuah pilu


Caci maki dalam hati gemuruh dan beradu
Kesadaran umpat dan jauh menepi malu
Hebat dan mampu selalu dikerahkan
Tak peduli ribuan jarum telah ditekankan


Kepada siapa aku akan mengadu
Eratnya saling percaya tak mampu di sesalkan
Kebutuhan dan ingatan lama melanda sendu
Apakah hanya rindu atau akhir penyesalan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar